TO ADVERTISERS : ||| Untuk melihat UPDATE artikel terbaru dari blog ini, silahkan JOIN dengan blog kami... Melalui, ||| FACEBOOK PAGE ||| Atau juga bisa ||| IKUTI TWITTER ||| Kami, Salam Admin ||| AryandaShare ||| TERIMA KASIH

Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh, Aceh Barat

Klik Gambar Untuk Membacanya...

Sejarah Teuku Umar Johan Pahlawan

Klik Gambar Untuk Membacanya Sejarah Teuku Umar Johan Pahlawan...

SEJARAH CUT NYAK DIEN

Klik Gambar Untuk Membaca Sejarah Cut Nyak Dien...

Sejarah Kota Meulaboh, Aceh Barat

Klik Gambar Untuk Membaca Sejarah Kota Meulaboh, Aceh Barat...

Kelebihan Windows 8.1

Klik Gambar Untuk Membaca Kelebihan Windows 8.1...

Tampilkan postingan dengan label Face. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Face. Tampilkan semua postingan

Tips Dan Cara Menghilangkan Komedo

Pada dasarnya adalah jerawat yang menghiasi wajah dan untuk lebih mengenali jenis komedo yang hinggap di wajah anda ada baiknya mengetahui hal berikut sebelum menghilangkan komedo bahwa jenis jerawat yang satu ini terdiri dari dua jenis.

Pertama, komedo yang terbuka (blackhead) terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam (yang berwarna hitam tersebut adalah penyumbat pori yang berubah warna karena teroksidasi dengan udara).
Kedua, Komedo yang tertutup (whitehead), memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil-kecil di bawah kulit.

Nah, jika sudah mengenali jenis komedo yang menyerang anda tentu akan membuat pekerjaan cara menghilangkan komedo akan terasa lebih terfokus.

Penyebab timbulnya komedo ini lebih banyak disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit. Ini terjadi bila Anda tidak rajin membersihkan kulit wajah sehingga sel-sel kulit mati menumpuk dan minyak di permukaan kulit kemudian menutup sel-sel kulit, lalu terjadilah penyumbatan. Make up dan produk penataan rambut yang mengandung minyak juga dapat memperparah keadaan. Dari berbagai referensi berikut ini saya hadirkan.

Tips dan Trik Cara Menghilangkan Komedo Secara Alami dan Ilmiah:
  1. Hindari penggunaan kosmetik berbentuk krim dan minyak yang dapat meningkatkan peluang terjadinya komedo.
  2. Berikan wajah Anda uap setidaknya seminggu sekali. Tempatkan wajah Anda di atas mangguk berisi air mendidih agar uap air menyentuh kulit wajah. Untuk mendapatkan uap secara maksimal, tutup kepala Anda dengan handuk. Lalu, gunakan campuran madu dan gula untuk melakukan scrubbing. Cara ini akan menghilangkan komedo sekaligus melembutkan kulit Anda.
  3. Pengelupasan merupakan langkah penting untuk menghilangkan sel-sel kulit mati. Ini membantu menyingkirkan kulit mati yang menimbun di pori-pori kulit penyebab komedo dan jerawat.
  4. Bagi pemilik kulit berminyak, cobalah gunakan masker yang berbahan tanah liat guna mengurangi minyak di kulit. Pilih masker yang tidak mengandung mint, peppermint atau bahan penyebab iritasi lain. Lebih baik gunakan bahan yang tak mengandung tambahan aroma.
  5. Buatlah masker pembasmi komedo dengan mencampur air jeruk nipis, minyak almond dan gliserin. Oleskan pada wajah selama beberapa menit. Ini tidak hanya akan membantu mengurangi komedo, tetapi juga menyingkirkan noda hitam bekas jerawat pada wajah.
  6. Lembabkan wajah dengan menempelkan kain basah hangat setiap malam selama 15 menit. Ini akan mengangkat sel-sel kulit mati, kotoran, dan partikel lainnya menyumbat pori-pori. Setelah digunakan, rebus kain dalam air mendidih untuk membunuh kuman dan bakteri.
  7. Hangatkan sedikit madu lalu oleskan pada wajah yang berkomedo. Cuci wajah setelah 10 menit. Madu bertindak sebagai pelembab alami sekaligus mengangkat komedo.
Metode – metode diatas bila dilakukan secara konsisten tentu akan memberikan hasil yang memuaskan seperti cara mengecilkan perut dan merawat kuku. Yang sangat perlu diperhatikan di sini adalah jangan pernah mencoba memencet dan mengeluarkan komedo dengan kuku. Jangankan mendapatkan hasil dari langkah membersihkan komedo atau menghilangkan jerawat, yang ada kulit wajah bisa terluka dan teriritasi hingga memungkinkan masuknya bakteri dalam kulit jadi gunakanlah cara menghilangkan komedo yang efektif.

Bagikan Ke :

Facebook Google+ Twitter

Duduk Terlalu Lama Berdampak Negatif Pada Kesehatan


BEKERJA di belakang meja sepertinya lebih aman ketimbang harus berjibaku di lapangan atau proyek konstruksi. Namun jangan salah! Kerja di kantor yang nyaman dengan duduk berlama-lama di depan komputer atau laptop bisa membunuh Anda pelan-pelan.

Hal yang paling diwaspadai dari dampak pola kerja sedentari atau kurang aktif ini adalah meningkatnya kemungkinan mengalami risiko pembekuan pembuluh vena dalam (Deep Vein Thrombosis/DVT) hingga dua kali lipat.

Professor Richard Beasley dari Wellington Hospital di Selandia Baru seperti dilansir The Sun, menyatakan bahwa ancaman bahaya akan menghampiri Anda bila kerja delapan jam tiap hari dengan hanya berkutat di sekitar meja, atau menghabiskan tiga jam berturut-turut dengan sekedar duduk mengoperasikan laptop.

Kasus DVT biasanya sering dikaitkan dengan penerbangan jarah jauh yang memerlukan waktu berjam-jam. Pembekuan darah terjadi di pembuluh vena dan biasanya pada bagian betis. Jika pembekuan ini tidak dicairkan dengan obat pengencer darah, biasanya akan pecah dan terbawa ke paru-paru dan berujung pada emboli paru-paru yang mematikan.

Beasley menganjurkan pekerja kantoran untuk melakukan rutin melakukan peregangan otot untuk mempertahankan kelancaran aliran darah. Sebuah riset di Italia pun mengindikasikan peregangan dan relaksasi menurunkan kasus sakit kepala para karyawan hingga 40 persen.

Risiko lain yang mengintai para pekerja kantoran adalah bakteri dan virus mematikan yang berada di tempat kerja. Permukaan dan sela-sela keyboard komputer bisa menjadi sumber penyakit karena menyimpan kuman berbahaya yang jumlahnya bahkan mungkin melebihi kloset di kamar mandi Anda.

Sebuah penelitian di Inggris belum lama ini melaporkan beberapa keyboard di sebuah perkantoran LIMA KALI menyimpan lebih banyak jumlah kuman ketimbang sebuah kamar kecil. Penelitian ini diungkap seorang ahli yang disewa oleh Majalah Which?Computing di mana mereka ditemukan beragam jenis bakteri berbahaya seperti Escherichia coli, coliform, staphylococcus aureus, yang menyebabkan beragam infeksi mulai dari masalah diare kulit hingga radang paru-paru atau pneumonia.

Bakteri juga tidak hanya sembunyi di keyboard, namun juga pada meja, telepon dan alat lain. Peneliti dari University Of Arizona menyatakan keyboard masih cukup bersih ketimbang kursi yang duduki. Para ahli Mikrobiologi menemukan sebuah kursi bisa menyimpan 10 juga mikroba, sedangkan rata-rata sebuah kantor bisa menyimpan 20.000 mikroba pada setiap permukaan 1 inci persegi. Begitu banyaknya jumlah mikroba ini tentu tidak terlepas dari kebiasaan buruk karyawan dalam memperlakukan tempat kerja.

Sindrom Mata
Selain pembekuan darah dan mikroba, ancaman lainnya adalah sindrom mata akibat komputer yang baru-baru ini diperingatkan American Optometric Association. Gejala sindrom ini adalah mata perih, sensitif terhadap cahaya, nyeri di leher dan punggung.

Dr Kent Daum, dari Illinois College Of Optometry di Chicago mengatakan: “Bekerja di depan komputer membuat mata bekerja keras karena tuntutan pergerakan mata dan fokusing yang baik. Re-focusing menyebabkan stres pada otot mata yang bisa berakibat pada gangguan mata.

Kerusakan Paru-paru
Hal lain yang juga dicemaskan adalah bahaya Printer Lases terhadap kesehatan paru-paru karyawan. Peneliti dari Australia’s Queensland University Of Technology menemukan dampak alat ini mirip asap rokok. Satu dari tiga printer yang diteliti mengeluaran semacam partikel merugikan. Partikel ini bisa terhirup dan masuk paru-paru dan memicu masalah pernafasan.

Di samping laser printe, asap elektronik juga bisa menjadi ancaman. Tim ahli dari London’s Imperial College menyatakan medan listrik yang timbul dari alat-alat kantor bisa memicu sakit kepala dan masalah lainnya.

Salah satu peneliti, Keith Jamieson, menjelaskan : “Medan listrik punya pengaruh kuat terhadap udara. Itulah sebabnya di belakang monitor komputer selalu dikotori debu. Hal sama juga berlaku pada kulit dan paru-paru manusia . Ini dapat meningkatkan penyerapan racun yang harus dinetralisir tubuh, ” paparnya.

Yang terakhir, ancaman di tempat kerja adalah Sick Building Syndrome. Menurut WHO, gejalannya adalah iritasi pada mata , hidung dan tenggorokan, selain juga pusing dan sakit kepala. Hal ini dapat terjadi akibat buruknya ventilasi, tingginya temperatur dan buruknya pencahayaan.

Bagikan Ke :

Facebook Google+ Twitter

Menjaga Kesehatan Saat Lanjut Usia

TETAP sehat di usia senja tentu menjadi impian semua orang. Untuk mencapai hal tersebut, salah satu caranya adalah dengan rajin berolahraga. 

Lalu bagaimana agar bisa tetap berolahraga saat usia lansia?
Olahraga adalah bagian dari gaya hidup sehat. Manfaat yang diperoleh dari rajin berolahraga adalah terjaganya metabolisme tubuh dengan baik, tidak obesitas, dan melatih kekuatan tubuh. Usia senja bukanlah halangan bagi Anda untuk tetap berolahraga.

Prinsip olahraga pada usia lanjut usia biasanya lebih kepada olahraga untuk kesehatan organ seperti jantung dan paru, kelenturan, kekuatan otot, dan menjaga agar lemak tidak berlebihan pada tubuh.

Keselamatan pada saat berolahraga juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Jangan memaksakan olahraga yang diluar batas kemampuan. Olahraga yang dianjurkan untuk para lansia (lanjut usia) adalah yang bersifat ringan dan menyenangkan seperti jalan kaki, atau senam lansia. Pilih olahraga yang dilakukan secara bertahap, dan hindari yang bersifat kompetisi.

Manfaat dari olahraga pada usia lansia adalah membantu tubuh tetap bugar, karena saat olahraga tulang akan terlatih, juga mendorong jantung lebih optimal, dan menangkal radikal bebas. Selain itu olahraga juga dapat menghambat degeneratif atau penuaan, juga mencegah atau melambatkan kehilangan fungsional secara fisik.

Bagikan Ke :

Facebook Google+ Twitter

Beberapa Tips Agar Wajah Terlihat Lebih Muda


Ada berbagai cara untuk menjaga wajah agar terlihat muda. Tidak perlu meminum obat tertentu atau operasi karena bisa dilakukan secara alami. Hal penting agar wajah tampak lebih muda adalah memperhatikan kebiasaan makan dan gaya hidup.

Menjaga agar wajah tampak muda bukan berarti menghambat penuaan, tetapi hanya memperlambat proses penuaan. Seseorang bisa saja umurnya sudah tua tapi wajahnya tampak muda, begitu pula sebaliknya.

Berikut tips menjaga wajah agar tampak muda.

1. Detox
Memulai detoksifikasi untuk membuang racun dalam tubuh adalah hal yang penting bagi kesehatan. Tubuh manusia mengalami proses metabolisme. Namun, dalam kehidupan sehari-hari tubuh dapat terkena bahan kimia yang berbahaya, baik melalui makanan maupun lingkungan.

2. Tidur yang cukup
Tidur yang cukup antara 6 - 8 jam per hari dapat membuat kulit menjadi sehat. Tidur yang cukup berguna bagi hormon pertumbuhan yang bekerja selama tidur. Selama tidur, sel pada tubuh diperbarui, termasuk sel kulit. Tidur yang cukup dapat membuat kulit terihat segar.

3. Makan makanan yang sehat
Makanan yang sehat berguna untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk kesehatan kulit. Makanan sehat meliputi makanan bergizi, bersih dan higinies. Makanan yang mengandung serat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran merupakan beberapa contoh makanan yang baik bagi kesehatan tubuh.

4. Berolahraga
Dengan berolahraga, fisik bisa menjadi energik. Selain itu, olahraga bisa menimbulkan rasa semangat. Olahraga juga dapat meingkatkan kepadatan tulang. Ada berbagai olahraga yang bisa dilakukan, dari yang ringan hingga yang berat. Contoh olahraga yang ringan adalah berjalan kaki. Meski ringan, jalan kaki berguna bagi kesehatan.

5. Relaksasi
Terlalu banyak stres dapat membuat wajah tampak bergairah. Melakukan relaksasi dapat menghilangkan stres dan ketegangan otot. Dengan relaksasi, wajah bisa menjadi tampak bergairah sehingga dapat memperlambat proses penuaan.

6. Hidup aktif
Menjadi aktif dalam kehidupan sehari-hari dapat meningkatkan gairah hidup. Pada usia tua, menjadi aktif dapat meningkatkan daya ingat.

7. Melakukan interaksi sosial
Berinteraksi dengan lingkungan sosial dapat menimbulkan gairah dalam hidup. Kontak sosial seperti mengobrol atau bercanda, baik dengan teman maupun keluarga dapat membuat hati merasa senang.

Itulah beberapa tips agar wajah tampak muda. Menjadi tampak muda dapat membuat seseorang terlihat lebih muda dari usianya. Jadi, apakah Anda ingin tampak lebih muda?

Bagikan Ke :

Facebook Google+ Twitter

Sehat Dengan Mengonsumsi Sayuran

Sayur merupakan sumber vitamin dan mineral. Beberapa vitamin penting yang terkandung di dalam sayuran seperti vitamin A yang berasal dari karotin berguna untuk kesehatan mata. Lalu ada mineral penting, seperti zat besi yang berguna untuk menjaga kadar haemoglobin darah. Sayuran juga merupakan sumber serat yang amat dibutuhkan bagi pencernaan.

Kurang mengonsumsi sayuran dapat mengakibatkan kekurangan salah satu atau lebih vitamin dan mineral penting yang terkandung di dalamnya sehingga berdampak pada kesehatan anak. Seperti menyebabkan terganggunya kesehatan mata, munculnya gejala anemia seperti rasa letih, lesu, malas dan kurang konsentrasi akibat menurunnya kadar sel darah merah. Anak pun berpotensi mengalami susah buang air besar, sembelit dan daya tahan tubuhnya menurun.

Serat pada sayuran dibutuhkan untuk kelancaran pembuangan hasil ekskresi seperti pembuangan feses. Pembuangan yang tidak lancar--sehingga kotoran transit lama dalam usus--membuka risiko penimbunan racun yang dalam waktu lama dapat menyebabkan kanker. Ketidaksukaan anak akan sayur umumnya disebabkan beberapa hal:
  • Pengenalan sayuran pada anak yang sangat rendah/kurang.
  • Rasa dan aroma sayur itu sendiri yang kurang menyenangkan bagi anak.
  • Sayuran agak sulit dikunyah karena kandungan seratnya.
  • Minimnya kreativitas orangtua dalam mengolah sayuran menjadi sesuatu sajian yang menarik bagi anak. Selama ini umumnya orangtua hanya mengolah sayuran menjadi masakan yang ditumis atau dimasak berkuah. 
Lalu, bagaimana agar anak menyukai sayuran? Sebisa mungkin pilih sayuran dengan warna-warna yang menarik. Contoh, sayuran berwarna kuning, hijau, merah, dan ungu. Warna-warna tersebut selain menarik juga mempunyai pigmen khusus yang sangat baik untuk kesehatan. Cobalah mengolah sayuran tidak dengan cara biasa (seperti hanya ditumis atau direbus saja). Variasikan sayur menjadi camilan atau makanan kecil, seperti keripik bayam, pastel isi sayuran atau makaroni skutel.

Pemberian sayuran sudah bisa diperkenalkan sejak anak mulai mengonsumsi makanan padat. Caranya bisa dengan dijus kemudian disaring atau diblender lalu dicampur dalam makanan padatnya. Untuk anak 6-12 bulan, sayuran sebaiknya diberikan tanpa batang dan berikan dengan cara diblender atau dicacah. Memasuki usia balita, sayuran bisa dikonsumsi dalam bentuk lebih utuh. Misal, sayuran dipotong dalam irisan kecil lalu dibuat sup atau dicampurkan dalam bubur atau nasinya. Untuk si usia sekolah, sayur bisa disajikan dengan lebih leluasa. Bisa digoreng, disalad, dibuat gado-gado, karedok dimasak tumis, direbus atau dikukus. Sebenarnya hampir semua jenis sayuran dapat dikonsumsi oleh anak. Namun tetap harus diperhatikan penyajiannya.

Sayuran yang baik untuk anak-anak balita adalah sayuran yang berwarna oranye-kuning (karena kandungan beta karotennya tinggi), hijau tua (berkaitan dengan mineral terutama Fe/zat besi dan klorofilnya yang tinggi), ungu-merah-oranye (pigmen warna merah antaksantin dan likopen tinggi sebagai antioksidan serta kandungan mineral Fe, Mg dan vitamin B kompleksnya tinggi). Sedangkan beberapa sayuran yang sebaiknya tidak diberikan kepada anak adalah sayuran yang sifatnya bergas seperti kol, sawi pahit dan sayuran yang keras/alot seperti terong, lobak.

Sebelum diolah, jangan lupa untuk mencuci sayuran terlebih dulu, kemudian baru dipotong-potong setelah itu dimasak sebentar. Cara ini kecil kemungkinan membuat vitamin yang larut dalam air akan hilang. Sebaliknya pengolahan sayuran dengan memasaknya hingga matang dapat membuat semua vitaminnya hilang. Kebutuhan sayuran pada anak dalam satu hari adalah sebanyak 2 porsi dimana satu porsinya sekitar 100 gram. Takaran itu sama dengan semangkuk sayuran berkuah atau sekitar 2 ikat bayam. Tapi ingat pemilihan bahannya harus divariasikan. Dalam arti setiap hari usahakan sayuran yang disajikan pada anak berganti-ganti.

Bagikan Ke :

Facebook Google+ Twitter

Manfaat Alang-Alang Sebagai Herbal


Alang-alang adalah tumbuhan liar yang ternyata memiliki banyak manfaat sebagai herbal yang dapat mengobati berbagai penyakit pada tubuh kita. Tumbuhan alang mudah ditemukan dimana-mana, bahkan disamping rumahpun kadang tumbuh alang-alang.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Rimpang: pelembut kulit; peluruh air seni, pembersih darah, penambah nafsu makan, penghenti pendarahan. di samping itu dapat digunakan pula dalam upaya pengobatan penyakit kelamin (kencing nanah, kencing darah, raja singa), penyakit ginjal, luka, demam, tekanan darah tinggi dan penyakit syaraf. 

Uji Klinik: Dekokta akar alang-alang dengan dosis 250-300 g, 2 kali pagidan sore dapat menyembuhkan 27 kasus dari 30 penderita nefritis akut. Pada nefritis kronis, herba alang-alang dapat mengurangi edema dan menurunkan tekanan darah. Dekokta herba 250 g dalam bentuk tunggal maupun dikombinasikan dengan rimpang dan daun Nelumbo nucifera dan daun Agrimonia pilosa dapat mengobati epistaksis (mimisan), hemoptisis (batuk darah), hematuri (kencingdarah), menorrhagia, dan perdarahan gastrointestinal bagian atas. Di samping itu dilaporkan juga bahwa dekokta akar alang-alang dapat efektif untuk pengobatan hepatitis viral akut pada 28 kasus; biasanya digunakan bersama-sama dengan Plantago asiatica, Glechoma longituba dan tunas Artemisia capillaris.Toksisitas: Pada pemakaian sesuai aturan, praktis tidak toksik. 

Efek yang tidak diinginkan: Pusing, mual,adanya peningkatan rasa ingin buang air besar, kadang-kadang terjadi pada penggunaan klinik.

BAGIAN YANG DIGUNAKAN:
Hanya akarnya (rimpang) yang digunakan untuk pengobatan,

CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT: 
  1. Peluruh air seni: 49 buah rimpang kering, dipotong-potong kemudian ditambah dengan 2 gelas air dan dididihkan hingga volume air tinggal 1 gelas, disaring, kemudian diminum 2 kali sehari.
  2. Demam karena buang air kecil berdarah: 1 sendok penuh rimpang alang-alang, rebus dengan beberapa potong tang kwe (daging buah beligusetengah matang yang dibuat manisan kering) dalam dua gelas sampai airnya tinggal separuh. Air ini diminum 2 gelas 1 hari. Air kencing akan normal dan suhu badan turun.

Bagikan Ke :

Facebook Google+ Twitter