TO ADVERTISERS : ||| Untuk melihat UPDATE artikel terbaru dari blog ini, silahkan JOIN dengan blog kami... Melalui, ||| FACEBOOK PAGE ||| Atau juga bisa ||| IKUTI TWITTER ||| Kami, Salam Admin ||| AryandaShare ||| TERIMA KASIH

Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh, Aceh Barat

Klik Gambar Untuk Membacanya...

Sejarah Teuku Umar Johan Pahlawan

Klik Gambar Untuk Membacanya Sejarah Teuku Umar Johan Pahlawan...

SEJARAH CUT NYAK DIEN

Klik Gambar Untuk Membaca Sejarah Cut Nyak Dien...

Sejarah Kota Meulaboh, Aceh Barat

Klik Gambar Untuk Membaca Sejarah Kota Meulaboh, Aceh Barat...

Kelebihan Windows 8.1

Klik Gambar Untuk Membaca Kelebihan Windows 8.1...

Tampilkan postingan dengan label Skin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Skin. Tampilkan semua postingan

Sehat Dengan Berenang

Jika olahraga jogging dan jalan cepat digembar-gemborkan sebagai olahraga murah dan bermanfaat, Anda harus mencoba berenang juga lho.

Berenang memiliki rangkaian manfaat bagi seluruh tubuh. Tak hanya berdampak positif bagi kesehatan namun sekaligus juga untuk kecantikan dan relaksasi.

Seorang pakar renang bernama Glen Heidke, mengatakan bahwa, "berenang membuat seluruh tubuh bergerak tanpa terkecuali." Berenang juga secara efektif melatih pernafasan, sekaligus membuat seluruh otot berlatih dalam waktu bersamaan. Sehingga dalam satu gerakan olahraga, Anda seperti telah melakukan berbagai gerakan lain.

Mulai dari otot bahu, otot tangan, otot dada, otot pinggul, otot perut hingga kaki, seluruhnya bergerak dalam olahraga renang. Membakar lemak di seluruh bagian tubuh dengan efektif dan nyaris tanpa rasa sakit dan memberatkan. Selain itu, berenang tidak membuat Anda berkeringat dan cepat kelelahan seperti olahraga lainnya. Apabila dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama, tidak akan memberikan beban dan justru memberikan efek relaksasi dan rekreasi.

"Gerakan berenang ini menjadi gerakan yang two in one. Selain pemanasan sekaligus cooling down di dalam air sekaligus," imbuh Glen. Inilah mengapa orang tidak merasa bahwa ketika sedang berenang ia berolahraga. Relaksasinya jauh lebih besar ketimbang seperti beban berolahraga.

Nah, apabila Anda ingin memetik manfaat kecantikan dan kesehatan dengan berenang, Anda juga perlu mewaspadai beberapa hal berikut ini:
  1. Pastikan selalu melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum berenang. Tujuannya agar otot-otot di dalam tubuh lentur dan tidak sampai terjadi kram saat di dalam air.
  2. Gunakan swimming cap agar rambut tetap terhindar dari kering akibat air kolam.
  3. Sangat penting juga mengoleskan sunblock waterproof sebelum berenang, terutama pada pagi dan siang hari. Jangan sampai membiarkan kulit Anda terbakar sinar matahari.
  4. Setelah selesai berenang, pastikan keramas dengan shampoo hingga bersih sehingga chlorine tidak menempel.
  5. Pakai moisturizer sehingga kulit tubuh tidak kering.
Cantik dan sehat didapatkan dengan satu langkah mudah dalam berenang. Yuk kita berenang!

Bagikan Ke :

Facebook Google+ Twitter

Penyebab Kulit Kering dan Bersisik serta Pencegahannya

Kulit kering dan bersisik adalah salah satu masalah kulit yang sering terjadi. Kulit kering dan bersisik sudah tentu menghalangi kita untu tampil menarik, khususnya bagi para wanita. Efek yang terlihat dari kulit kering adalah kulit akan terlihat keriput, kusam, dan tidak segar.
Kulit yang kering dan bersisik biasanya hanya memiliki kadar minyak (sebum) yang sangat rendah dan cenderung cukup sensitif, dan karena tidak dapat mempertahankan kelembabannya kulit akan terlihat kusam. Kulit yang terasa kaku setelah mencuci muka adalah salah satu ciri kondisi kulit kering. Ketika dioles oleh pelembab baru kulit akan tidak lagi terasa kaku.
Berikut adalah beberapa penyebab kulit kering dan bersisik:

1. Faktor Keturunan (Genetik)

Dalam faktor genetik, kondisi bawaan seseorang dipengaruhi oleh orang tua atau anggota keluarga dekat yang lain. Jadi jika ada orang tua anda yang memiliki kulit kering maka anda kemungkinan besar juga akan mempunyai kulit kering.

2. Kondisi Struktur Kulit

Kulit anda akan terkena dehidrasi bila kondisi kelenjar kulit anda tidak mampu memberi cukup librikasi pada kulit. Dan sebagai akibatnya adalah kulit anda menjadi kering

3. Pola Makan

Salah satu pemicu kulit menjadi kering adalah kurangnya nutrisi tertentu terutama sayuran. Jika pola makan anda buruk dan tidak mengandung gizi yang cukup maka anda bisa terkena kulit kering.

4. Faktor Lingkungan

Kulit kering bisa juga disebabkan oleh pengaruh lingkungan seperti udara dingin, terkena sinar matahari terlalu lama, dan lain-lain.

5. Penyakit Kulit

Kulit yang terserang penyakit kulit seperti eksim, prsoriaris, dan lain-lain bisa menyebabkan kulit menjadi kering.

Untuk mencegah kulit kering, berikut adalah beberapa tips berguna untuk mencegah kulit kering dan bersisik:
  1. Sangat dianjurkan untuk menggunakan pelembab setiap hari. Yang harus diperhatikan adalah pilih pelembab yang menggunakan bahan dasar air dan mengandung nutrisi bagi kulit agar tidak kering.
  2. Hindari lingkungan atau ruangan yang memiliki suhu terlalu dingin karena dapat menyebabkan kulit anda bertambah kering.
  3. Olahraga selama sekitar 30 menit tiga kali dalam seminggu sangat di anjurkan agar kulit terlihat segar. Selain itu tubuh anda juga akan sehat.
  4. Jika anda sering beraktivitas di udara terbuka, gunakan tabir surya yang memiliki SPF minimal 15.
  5. Mengkonsumsi makanan yang terjaga nutrisinya. Anda harus pastikan makanan yang anda konsumsi sehari-hari mengandung vitamin A,B,D, dan E yang cukup agar kulit anda terjaga kelembabannya.
  6. Minum air putih minimal 2 liter dalam sehari, Mengkonsumsi air putih yang banyak akan membantu kulit anda terlihat cerah dan tidak kusam.
Jika tips-tips di atas belum mampu mengatasi masalah kulit kering, sebaiknya anda segera menghubungi dokter spesialis kulit.

Bagikan Ke :

Facebook Google+ Twitter

Menjaga Kesehatan Saat Lanjut Usia

TETAP sehat di usia senja tentu menjadi impian semua orang. Untuk mencapai hal tersebut, salah satu caranya adalah dengan rajin berolahraga. 

Lalu bagaimana agar bisa tetap berolahraga saat usia lansia?
Olahraga adalah bagian dari gaya hidup sehat. Manfaat yang diperoleh dari rajin berolahraga adalah terjaganya metabolisme tubuh dengan baik, tidak obesitas, dan melatih kekuatan tubuh. Usia senja bukanlah halangan bagi Anda untuk tetap berolahraga.

Prinsip olahraga pada usia lanjut usia biasanya lebih kepada olahraga untuk kesehatan organ seperti jantung dan paru, kelenturan, kekuatan otot, dan menjaga agar lemak tidak berlebihan pada tubuh.

Keselamatan pada saat berolahraga juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Jangan memaksakan olahraga yang diluar batas kemampuan. Olahraga yang dianjurkan untuk para lansia (lanjut usia) adalah yang bersifat ringan dan menyenangkan seperti jalan kaki, atau senam lansia. Pilih olahraga yang dilakukan secara bertahap, dan hindari yang bersifat kompetisi.

Manfaat dari olahraga pada usia lansia adalah membantu tubuh tetap bugar, karena saat olahraga tulang akan terlatih, juga mendorong jantung lebih optimal, dan menangkal radikal bebas. Selain itu olahraga juga dapat menghambat degeneratif atau penuaan, juga mencegah atau melambatkan kehilangan fungsional secara fisik.

Bagikan Ke :

Facebook Google+ Twitter

Sehat Dengan Mengonsumsi Sayuran

Sayur merupakan sumber vitamin dan mineral. Beberapa vitamin penting yang terkandung di dalam sayuran seperti vitamin A yang berasal dari karotin berguna untuk kesehatan mata. Lalu ada mineral penting, seperti zat besi yang berguna untuk menjaga kadar haemoglobin darah. Sayuran juga merupakan sumber serat yang amat dibutuhkan bagi pencernaan.

Kurang mengonsumsi sayuran dapat mengakibatkan kekurangan salah satu atau lebih vitamin dan mineral penting yang terkandung di dalamnya sehingga berdampak pada kesehatan anak. Seperti menyebabkan terganggunya kesehatan mata, munculnya gejala anemia seperti rasa letih, lesu, malas dan kurang konsentrasi akibat menurunnya kadar sel darah merah. Anak pun berpotensi mengalami susah buang air besar, sembelit dan daya tahan tubuhnya menurun.

Serat pada sayuran dibutuhkan untuk kelancaran pembuangan hasil ekskresi seperti pembuangan feses. Pembuangan yang tidak lancar--sehingga kotoran transit lama dalam usus--membuka risiko penimbunan racun yang dalam waktu lama dapat menyebabkan kanker. Ketidaksukaan anak akan sayur umumnya disebabkan beberapa hal:
  • Pengenalan sayuran pada anak yang sangat rendah/kurang.
  • Rasa dan aroma sayur itu sendiri yang kurang menyenangkan bagi anak.
  • Sayuran agak sulit dikunyah karena kandungan seratnya.
  • Minimnya kreativitas orangtua dalam mengolah sayuran menjadi sesuatu sajian yang menarik bagi anak. Selama ini umumnya orangtua hanya mengolah sayuran menjadi masakan yang ditumis atau dimasak berkuah. 
Lalu, bagaimana agar anak menyukai sayuran? Sebisa mungkin pilih sayuran dengan warna-warna yang menarik. Contoh, sayuran berwarna kuning, hijau, merah, dan ungu. Warna-warna tersebut selain menarik juga mempunyai pigmen khusus yang sangat baik untuk kesehatan. Cobalah mengolah sayuran tidak dengan cara biasa (seperti hanya ditumis atau direbus saja). Variasikan sayur menjadi camilan atau makanan kecil, seperti keripik bayam, pastel isi sayuran atau makaroni skutel.

Pemberian sayuran sudah bisa diperkenalkan sejak anak mulai mengonsumsi makanan padat. Caranya bisa dengan dijus kemudian disaring atau diblender lalu dicampur dalam makanan padatnya. Untuk anak 6-12 bulan, sayuran sebaiknya diberikan tanpa batang dan berikan dengan cara diblender atau dicacah. Memasuki usia balita, sayuran bisa dikonsumsi dalam bentuk lebih utuh. Misal, sayuran dipotong dalam irisan kecil lalu dibuat sup atau dicampurkan dalam bubur atau nasinya. Untuk si usia sekolah, sayur bisa disajikan dengan lebih leluasa. Bisa digoreng, disalad, dibuat gado-gado, karedok dimasak tumis, direbus atau dikukus. Sebenarnya hampir semua jenis sayuran dapat dikonsumsi oleh anak. Namun tetap harus diperhatikan penyajiannya.

Sayuran yang baik untuk anak-anak balita adalah sayuran yang berwarna oranye-kuning (karena kandungan beta karotennya tinggi), hijau tua (berkaitan dengan mineral terutama Fe/zat besi dan klorofilnya yang tinggi), ungu-merah-oranye (pigmen warna merah antaksantin dan likopen tinggi sebagai antioksidan serta kandungan mineral Fe, Mg dan vitamin B kompleksnya tinggi). Sedangkan beberapa sayuran yang sebaiknya tidak diberikan kepada anak adalah sayuran yang sifatnya bergas seperti kol, sawi pahit dan sayuran yang keras/alot seperti terong, lobak.

Sebelum diolah, jangan lupa untuk mencuci sayuran terlebih dulu, kemudian baru dipotong-potong setelah itu dimasak sebentar. Cara ini kecil kemungkinan membuat vitamin yang larut dalam air akan hilang. Sebaliknya pengolahan sayuran dengan memasaknya hingga matang dapat membuat semua vitaminnya hilang. Kebutuhan sayuran pada anak dalam satu hari adalah sebanyak 2 porsi dimana satu porsinya sekitar 100 gram. Takaran itu sama dengan semangkuk sayuran berkuah atau sekitar 2 ikat bayam. Tapi ingat pemilihan bahannya harus divariasikan. Dalam arti setiap hari usahakan sayuran yang disajikan pada anak berganti-ganti.

Bagikan Ke :

Facebook Google+ Twitter

Manfaat Alang-Alang Sebagai Herbal


Alang-alang adalah tumbuhan liar yang ternyata memiliki banyak manfaat sebagai herbal yang dapat mengobati berbagai penyakit pada tubuh kita. Tumbuhan alang mudah ditemukan dimana-mana, bahkan disamping rumahpun kadang tumbuh alang-alang.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Rimpang: pelembut kulit; peluruh air seni, pembersih darah, penambah nafsu makan, penghenti pendarahan. di samping itu dapat digunakan pula dalam upaya pengobatan penyakit kelamin (kencing nanah, kencing darah, raja singa), penyakit ginjal, luka, demam, tekanan darah tinggi dan penyakit syaraf. 

Uji Klinik: Dekokta akar alang-alang dengan dosis 250-300 g, 2 kali pagidan sore dapat menyembuhkan 27 kasus dari 30 penderita nefritis akut. Pada nefritis kronis, herba alang-alang dapat mengurangi edema dan menurunkan tekanan darah. Dekokta herba 250 g dalam bentuk tunggal maupun dikombinasikan dengan rimpang dan daun Nelumbo nucifera dan daun Agrimonia pilosa dapat mengobati epistaksis (mimisan), hemoptisis (batuk darah), hematuri (kencingdarah), menorrhagia, dan perdarahan gastrointestinal bagian atas. Di samping itu dilaporkan juga bahwa dekokta akar alang-alang dapat efektif untuk pengobatan hepatitis viral akut pada 28 kasus; biasanya digunakan bersama-sama dengan Plantago asiatica, Glechoma longituba dan tunas Artemisia capillaris.Toksisitas: Pada pemakaian sesuai aturan, praktis tidak toksik. 

Efek yang tidak diinginkan: Pusing, mual,adanya peningkatan rasa ingin buang air besar, kadang-kadang terjadi pada penggunaan klinik.

BAGIAN YANG DIGUNAKAN:
Hanya akarnya (rimpang) yang digunakan untuk pengobatan,

CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT: 
  1. Peluruh air seni: 49 buah rimpang kering, dipotong-potong kemudian ditambah dengan 2 gelas air dan dididihkan hingga volume air tinggal 1 gelas, disaring, kemudian diminum 2 kali sehari.
  2. Demam karena buang air kecil berdarah: 1 sendok penuh rimpang alang-alang, rebus dengan beberapa potong tang kwe (daging buah beligusetengah matang yang dibuat manisan kering) dalam dua gelas sampai airnya tinggal separuh. Air ini diminum 2 gelas 1 hari. Air kencing akan normal dan suhu badan turun.

Bagikan Ke :

Facebook Google+ Twitter